Chat with us, powered by LiveChat

Pembunuh Wanita di Apartemen Tangerang adalah Pelanggan

Pembunuh Wanita di Apartemen Tangerang adalah Pelanggan

Polisi menangkap Agus Susanto (37) atas pembunuhan Sulastri alias Tari (27) di Apartemen Habitat, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Agus berniat membunuh Tari setelah mengencaninya karena tergiur oleh barang-barang korban.

“Setelah ditahan, didapat keterangan dari tersangka bahwa motifnya karena berkeinginan menguasai barang-barang berharga milik korban berupa uang tunai Rp 5 juta dan 2 unit HP. Ini yang menjadi motif tersangka mengerjakan perbuatan tersebut,” jelas Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdi Irawan terhadap wartawan di kantornya, Tangsel, Senin (13/5/2019).

Ferdi mengatakan pihaknya mengusut tersangka setelah menganalisa rekaman kamera CCTV apartemen. Dari rekaman CCTV itu, dikenal bahwa tersangka datang ke Apartemen Habitat Tower C pada Sabtu (12/5).

“Ia diamankan karena berdasarkan CCTV,” katanya.

Kecuali itu, polisi mengetahui bahwa Agus yaitu orang terakhir yang berjumpa dengan korban sebelum kematiannya. Relasi ini didapat dari komunikasi telpon pintar korban.

“Kemudian, berdasarkan penelitian dari HP korban, dia yaitu orang yang terakhir berjumpa dengan korban, yang ternyata orang yang janjian berjumpa dengan korban untuk berjumpa di apartemen tersebut,” lanjutnya.

Korban dikenal berprofesi sebagai pemandu nyanyian. Tersangka dan korban telah janjian berjumpa di apartemen diduga untuk transaksi jasa prostitusi.

“Ia pelaku dengan korban ini yaitu, mulanya janjian untuk mengerjakan kencan di apartemen TKP,” jelas Ferdi.

Ferdi mengatakan korban dijanjikan sejumlah uang untuk berkencan dengan tersangka. Tersangka mengaku baru satu kali berkencan dengan korban.

“Pengakuan tersangka, biayanya Rp 400 ribu sekali kencan,” sebutnya.

Korban ditemukan tewas oleh kekasihnya, Andra (30), pada Sabtu (12/5) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum ditemukan tewas, Andra bersama dengan Tari di apartemen itu.

Andra lalu meninggalkan Tari ketika sedang tidur, pada pukul 09.00 WIB. Ia pergi memancing bersama temannya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Andra sempat menerima pesan dari sang kekasih. Dalam pesan itu, korban memberitahukan terhadap Andra bahwa dia sedang menerima ‘tetamu’.

Andra sempat membalas pesannya itu, tetapi tak dijawab. akhirnya pada pukul 19.00 WIB, Andra menemukan pintu kamar apartemen telah rusak dan korban meninggal dunia dalam situasi tanpa busana.